Pembukaan Bandara Baru: Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo Resmi Beroperasi

Langkah besar untuk mendukung pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) terwujud dengan diresmikannya Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo. Peresmian yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, pada hari Jumat, 26 September 2025, ini menandai peningkatan status bandara dari domestik menjadi internasional. Dengan landasan pacu yang diperpanjang dan terminal baru yang modern, Bandara Internasional Komodo kini mampu melayani penerbangan langsung dari dan menuju berbagai negara di Asia. Peningkatan ini diharapkan dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing ke Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas.

Pembangunan Bandara Internasional ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur pariwisata. Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, menjelaskan bahwa terminal baru didesain dengan sentuhan arsitektur lokal yang unik, mencerminkan kekayaan budaya Flores. Kapasitas terminal juga ditingkatkan menjadi 4 juta penumpang per tahun, jauh lebih besar dari kapasitas sebelumnya. Pada hari Senin, 29 September, maskapai penerbangan internasional dari Singapura dan Australia telah membuka rute penerbangan langsung ke Bandara Internasional Komodo. Penerbangan ini menjadi langkah awal untuk membuka konektivitas global yang lebih luas.

Pembangunan Bandara Internasional ini juga berdampak signifikan pada perekonomian lokal. Sektor-sektor pendukung pariwisata seperti hotel, restoran, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperkirakan akan berkembang pesat. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Bapak Agustinus Ratu, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan program pelatihan bagi masyarakat lokal untuk menjadi pemandu wisata profesional. Program ini dilaksanakan setiap hari kerja, pukul 09.00 hingga 15.00 WITA.

Untuk menjamin kelancaran operasional dan keamanan bandara, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga turut andil. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Awi Setiyono, menyatakan bahwa pihaknya akan menempatkan personel di area bandara untuk melakukan patroli rutin dan mengawasi lalu lintas penumpang. “Kami akan memastikan keamanan di bandara ini sesuai dengan standar internasional,” ujar Brigjen Awi. Dengan adanya Bandara Internasional Komodo, diharapkan Labuan Bajo tidak hanya menjadi gerbang menuju Taman Nasional Komodo, tetapi juga menjadi pusat pariwisata kelas dunia yang berkelanjutan.