Depok, Jawa Barat – Sebuah perkelahian pedagang yang melibatkan dua orang pedagang kaki lima (PKL) terjadi di kawasan Pasar Kemiri Muka, Depok. Insiden ini dipicu oleh masalah sepele, yakni salah satu pedagang yang diduga menumpang tidur di lapak pedagang lainnya. Perkelahian pedagang ini sempat menghebohkan pengunjung pasar dan pedagang lainnya pada pagi hari.
Menurut informasi dari saksi mata di lokasi kejadian, perkelahian pedagang ini terjadi pada Rabu, 30 April 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Dua orang pedagang yang diketahui bernama Ujang (40), pedagang sayuran, dan Herman (45), penjual buah-buahan, terlibat adu mulut yang berujung pada perkelahian fisik. Pemicunya diduga karena Herman kedapatan sering menumpang tidur di lapak Ujang tanpa izin.
Kapolsek Beji, Kompol Agus Salim, saat dikonfirmasi terkait perkelahian penjual ini membenarkan adanya insiden tersebut. “Kami menerima laporan dari petugas keamanan pasar mengenai adanya keributan antar pedagang. Anggota kami segera mendatangi lokasi untuk melerai dan mengamankan kedua pedagang yang terlibat perkelahian pedagang,” ujar Kompol Agus Salim.
Lebih lanjut, Kompol Agus Salim menjelaskan bahwa setelah dilakukan mediasi di lokasi kejadian, kedua pedagang yang terlibat perkelahian pedagang tersebut bersedia untuk menyelesaikan masalah secara damai. “Kedua belah pihak sudah kami berikan nasihat dan mereka sepakat untuk tidak mengulangi perbuatannya. Mereka juga membuat surat pernyataan damai,” tambahnya.
Menurut keterangan Ujang, ia merasa kesal karena Herman sudah beberapa kali tanpa izin tidur di lapaknya, terutama pada malam hari setelah pasar tutup. Puncaknya, pada Rabu pagi, Ujang mendapati lapaknya berantakan dan kotor akibat ulah Herman yang tidur di sana. Hal ini memicu adu argumen hingga terjadi perkelahian pedagang.
Sementara itu, Herman mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Ujang. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan bersedia mengganti kerugian jika ada kerusakan pada lapak Ujang. Insiden perkelahian penjual ini menjadi pelajaran bagi para penjual di Pasar Kemiri Muka untuk lebih menjaga etika dan menghormati hak sesama penjual . Pihak kepolisian juga mengimbau kepada pengelola pasar untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan aturan yang jelas terkait penggunaan fasilitas pasar agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Situasi di Pasar Kemiri Muka kembali kondusif setelah mediasi selesai dilakukan.
